Terjemahan Judul Asli: Kondisi Geografis Turkistan dari Masa ke Masa
Ditulis oleh: Ustaz Abdullah Kamal Nasir, kontributor Majalah Al-Azhar
Diterjemahkan oleh: Kholifatunnisa
•Kondisi Geografi Turkistan
Turkistan adalah nama dari Persia yang terdiri dari dua kata; Turk dan Stan yang artinya dataran Turki. Turkistan merupakan daerah yang luas di Asia Tengah yang ditengahnya terdapat pegunungan yang membagi datarannya menjadi dua bagian; Turkistan Timur dan Turkistan Barat. Turkistan Timur telah diakuisisi China, dan berubah namanya menjadi Xinjiang yang artinya aturan (batasan: hudud) baru. Adapun Turkistan Barat saat ini mencakup lima negara Islam; Kazakhstan, Uzbekistan, Turmekistan, Tajikistan, Kyrgistan, yang mana seluruh negara tersebut memerdekakan diri setelah jatuhnya Uni Soviet.
Turkistan Timur yang kini masuk dalam wilayah China, di bagian barat dayanya berbatasan dengan tiga negara pemeluk agama islam, yaitu Kazakhstan, Kyrgistan, dan Tajikistan. Di utaranya berbatasan dengan Afganistan dan Pakistan. Di baratnya berbatasan dengan Tebet yang masuk dalam wilayah China.
Penduduk Xinjiang (Turkistan Timur) yang beragama islam terdiri dari lima suku; Uyghur -yang merupakan mayoritas-, Turkman, Kazakh, Uzbek, Tatar, dan Tajek.
Orang-orang Uyghyr merupakan bangsa Asia Tengah yang berbicara dengan bahasa Turki, dimana bahasa Uyghur merupakan cabang dari bahasa Turki. Mereka juga menggunakan aksara Arab dalam penulisannya.
•Jumlah Penduduk Xinjiang dan Pemeluk Agama Islam Disana
Penduduk Turkistan Timur menurut pemerintah China mencapai 21 juta jiwa. 11 juta jiwa diantaranya merupakan muslim etnis Uyghur, dan sisanya merupakan etnis Kazakh, Kyrgis, Tatar, Uzbek, dan Tajek.
Dan menurut sensus resmi pemerintah China, penduduk Xinjiang yang berasal dari Alhan -العرق المسيطر- di China- ada 9 Juta jiwa. Yakni sekitar 40% dari penduduk wilayah tersebut. Artinya; mereka dianggap hanya 10% saja di abad ke 20 ini. Jumlah umat Muslim dari etnis Kyrgis lebih banyak 1.100.000 jiwa menurut sensus resmi tahun 2000.
•Awal Kemunculan Islam di Wilayah Tersebut
Islam sampai di wilayah Turkistan Barat sejak masa kepemimpinan Umar bin Khotob dan Usman bin Affan. Bangsa Turkistan Barat memeluk islam dengan sukarela. Kemudian diutuslah sekelompok misionaris dan pedagang dari etnis tersebut untuk menyebarkan islam ke China, dan berhasil mengajak orang China yang memeluk islam.
Di masa kekhalifahan Umawiyah, datanglah 16 utusan khalifah ke China. Kemudian terjadilah perkembangan etnis secara besar-besaran saat pasukan muslim tiba untuk melakukan ekspansi dibawah pimpinan panglima Qutaibah bin Muslim yang akan menyebarkan islam ke Turkistan Timur. Pasukan itu memasuki Ibukota Kasygur untuk mengenalkan pribumi ajaran islam. Dan mengajak penduduk Uyghur Turk tersebut agar segera masuk islam agar wilayah tersebut benar-benar menjadi daerah islam sepenuhnya. Ekspansi ini terjadi di tahun 96H atau 714M; di masa menjelang kehancuran dinasti umawi, pada tepatnya di era kepemimpinan Walid bin Abdul Malik.
Wilayah muslim ini melahirkan sejumlah misionaris yang banyak jumlahnya, dan mereka berhasil memasuki daerah selatan yang dikenal dengan wilayah Tebet. Dari situ, orang-orang Tebet mengenal islam dan mengimaninya. Bahkan mereka juga mengutus kepada pemimpin Khurasan pada masa Umawi yaitu Jarraj bin Abdullah, agar mengutus para ahli Fikih agar mengajarkan islam di Tebet. Hal ini terjadi di masa Umawi, saat bangku kepemimpinan diduduki oleh Umar bin Abdul Aziz.
Begitu juga yang terjadi di wilayah Turkistan Timur, para misionaris diutus ke China yang jumlahnya bahkan lebih banyak daripada penduduk China pada saat itu, ditambah juga 12 orang utusan yang dikirim oleh kholifah Abbasiyah yang memimpin pada masa itu. Misi ini berhasil mengenalkan Islam pada banyak manusia.
Yang patut diperhatikan juga, pada periode pertama ini orang-orang muslim hidup berdampingan dengan orang-orang Budha dan pemeluk agama lain, baik di Tebet maupun di China tanpa ada pertikaian agama atau politik. Orang-orang muslim di wilayah Turkistan juga berbuat baik dengan para penyembah patung yang tinggal disana, yang mana jumlah mereka amat sangat banyak.
•Serangan Bangsa Tatar
Hal itu terus berlangsung sampai bumi dilanda musibah besar, yaitu serangan bangsa Mongol Jengis Khan pada tahun 603 H atau 1206 M. Serangan mengerikan ini menyebar begitu cepat ke penjuru negeri. Kejadian ini bermula di Mongolia. Turkistan merupakan daerah yang pertama kali terkena dampaknya. Banyak orang yang terbunuh disana dan sisanya tunduk pada kepemimpinan Tatar. Kekuatan islam secara keseluruhan menjadi lemah seketika. Saat Jengis Khan terbunuh, terjadilah perpecahan dalam tubuh pengikutnya. Hal ini diselesaikan dengan pembagian wilayah Tatar ke beberapa bagian. Yang paling penting dari wilayah yang terpecah itu, ada dua wilayah: yang pertama wilayah sentral yang menjadi tempat tinggalnya orang-orang Mongolia dan Turkistan Timur yang dikepalai oleh Artak Boka yang masih merupakan keluarga dari Okita Mongolia. Wilayah ini juga masuk dalam negara Turkistan Timur seluruhnya. Perlahan, hubungan bangsa Tatar dengan orang Muslim menjadi baik. Sampai-sampai, salah satu pemimpin mereka yang bernama Torma Tchibrin masuk islam. Kemudian orang-orang Mongol berbondong-bondong masuk islam. Hal ini sungguh menakjubkan, dimana orang yang berhasil menundukkan suatu umat masuk ke dalam agama umat yang telah dikalahkannya. Inilah kebesaran dan kekuatan islam. Allahlah yang menguasai segala urusan, kebanyakan manusia tidak mengetahuinya. Peristiwa ini terjadi pada tahun 722 H atau 1322 M.
Ini bukannlah pertama kalinya kaum Mongol masuk islam. Sebelum itu, salah satu pemimpin agungnya, Barkah Khan juga pernah masuk islam. Ia turut mengajak serta anggota kabilahnya yang terkenal dengan julukan kabilah emas. Mereka tinggal di daerah Kaukaz di Asia Tengah.
•Muslim Turkistan Saat Ini
Sistem Pemerintahan Republik dan Pengakuan Oleh Umat Muslim
China menganut sistem pemerintahan Republik. Umat muslim sejak awal kedatangannya telah dianggap sebagai unsur utama di negara China. China sendiri terdiri dari lima unsur utama, yaitu China (yang berasal dari kabilah Alhan), Mansyuri, Mongol , Muslim (yang sebagian besarnya berasal dari kabilah Huwei China), dan Tebet. Adapun bendera China mempunyai 5 warna yang menunjukkan lima hal ini, yaitu: merah, biru, kuning, putih, dan hitam, yang mana umat muslim sendiri diibalambangkan dengan warna putih. Oleh karena itu, hiduplah orang-orang muslim dalam jumlah besar di China. Dengan pengecualian wilayah Turkistan Timur yang tidak mau memberikan tanahnya untuk masuk dalam wilayah China, karena kekhawatiran mereka pada sistem Republik. Meskipun begitu, kebebasan agama tetap berlaku bagi orang-orang China dari kabilah Huwei atau pendatang, meskipun tidak demikian bagi orang-orang Ejuzeyn Turki di Turkistan Timur.
Lalu terjadilah peperangan besar antara Jepang dan China yang diselesaikan dengan masuknya Jepang ke Beijing, ibukota China pada tahun 1325H /1933 M. Orang-orang Jepang membunuh penduduk China untuk membalasnya. Di waktu itu juga mereka memberikan kebebasan bagi umat islam, untuk menciptakan keseimbangan di wilayah tersebut. Bangsa Turk di Turkistan Timur saat itu meminta melepas diri dari bagian China. Hal itu sukses mereka lakukan, kemudian mereka mengumumkan kemerdekaan Turkistan Timur Muslim pada tahun 1352H/ 1933M. Tapi, satu tahun setelahnya bersatulah Republik China dengan rusia agar keduanya dapat menduduki Turkistan Timur untuk mengembalikan pemisahan Turkistan Timur pada pemerintah China. Ini terjadi di tabun 1353H/1934M meskipun saat itu Jepang telah memerdekakan diri dari China.
•Kependudukan Komunis di Turkistan
Perang dunia kedua terjadi pada tahun 1358H/1939M, dan berakhir di tahun 1364H/1945M, dengan kekalahan Jepang.
Sejarah Etnis Uyghur dari Masa Ke Masa
Kholifatunnisa
February 21, 2020
Kholifatunnisa
Integer sodales turpis id sapien bibendum, ac tempor quam dignissim. Mauris feugiat lobortis dignissim. Aliquam facilisis, velit sit amet sagittis laoreet, urna risus porta nisi, nec fringilla diam leo quis purus.
Related Articles
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
0 comments:
Post a Comment